Di setiap sekolah, tentu memiliki peraturan yang harus ditaati oleh semua warga sekolah, salah satunya adalah peraturan tentang berseragam. Peraturan berseragam, ditujukan kepada peserta didik, guru, maupun staf sekolah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), seragam adalah pakaian yang sama ragam (corak, bentuk, susunan). Seragam dikenakan oleh anggota suatu instansi atau organisasi secara bersamaan dengan model, motif, maupun jenis bahan yang sama. Salah satu manfaat dari adanya seragam adalah dapat meningkatkan rasa persatuan dan kekompakan karena menunjukkan kesetaraan sosial.
Terdapat seragam sekolah yang sama di semua sekolah, contohnya adalah seragam kemeja putih dan rok/celana merah untuk peserta didik di Sekolah Dasar (SD). Ketika peserta didik memakai seragam, semua peserta didik akan merasa sama meskipun berasal dari sekolah yang berbeda – beda. Tetapi, kebanyakan sekolah di Negara Indonesia juga memiliki seragam khusus sebagai ciri khas atau identitas sekolah untuk membedakan sekolah satu dengan yang lainnya. Seragam identitas contohnya adalah dengan seragam batik sekolah. Banyak sekolah yang sudah menggunakan seragam batik, baik dari tingkat sekolah dasar sampai ke tingkat sekolah menengah. Batik sebagai seragam sekolah mengisyaratkan bahwa sekolah menanamkan rasa cinta warga sekolah kepada salah satu budaya bangsa Indonesia. Seragam batik memiliki motif dan warna tersendiri yang berbeda dengan sekolah lain. Ketika siswa melakukan kegiatan di luar sekolah, masyarakat akan mengenali sekolah yang bersangkutan. Seragam batik biasanya dipakai setiap hari kamis atau sesuai dengan aturan di sekolah masing – masing.
Batik merupakan warisan leluhur yang mempunyai nilai seni tinggi karena memiliki corak dan ragam batik yang sangat bervariasai. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, batik memiliki arti kain bergambar yang pembuatannya secara khusus dengan menuliskan atau menerakan malam pada kain itu, kemudian pengolahannya diproses dengan cara tertentu. Contohnya di Jawa terdapat beberapa kelompok motif batik dengan ragam hias geometris, yaitu Ceplok, Kawung, Nitik, dan Parang. Batik menjadi lebih terkenal dan lebih membudaya setelah diakui Unesco pada tahun 2009 yang menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan, dan ditetapkannya Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober.
Jenis batik menurut teknik pembuatannya adalah sebagai berikut:
1. Batik Tulis
Batik tulis dibuat dengan cara manual menggunakan tangan dengan alat bantu canting untuk menerakan malam pada corak batik. Pembuatan batik tulis membutuhkan kesabaran dan ketelatenan yang tinggi karena setiap titik dalam motif berpengaruh pada hasil akhirnya sehingga hasilnya tidak akan sama persis
2. Batik Cap
Batik cap dibuat dengan menggunakan cap atau semacam stempel motif batik yang terbuat dari tembaga. Cap digunakan untuk menggantikan fungsi dari canting sehingga motif dari batik cap akan sama persis dan pembuatan batik cap membutuhkan waktu yang relatif cepat
3. Batik Lukis
Batik lukis dibuat dengan melukiskan motif menggunakan malam pada kain putih. Pembuatan motif batik lukis tidak terpaku pada pakem motif batik yang ada tetapi dapat dilukis sesuai dengan keinginan pelukis
Kami adalah supplier perlengkapan sekolah yang menyediakan seragam batik sekolah dengan aneka macam bahan kain batik, motif, ukuran, dan warna. Kami juga dapat melayani sesuai dengan permintaan, seperti ada tambahan logo sekolah maupun nama di seragam batik. Silahkan diskusikan dengan kami permintaan anda, kami akan melayani dengan baik. Segera hubungi kontak admin kami untuk informasi lebih lanjut.

